9 Pelajar Terlibat Tawuran, Ini Lho yang Dilakukan Polsek Tigaraksa

IMG-20170811-WA0057
Polresta Tangerang – Aparat Kepolisian Sektor Tigaraksa berhasil mengamankan 9 pelajar dari SMAN 1 Maja dan SMKN 27 Kabupaten Tangerang terlibat tawuran di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, Jumat (11/8/2017).

Menurut keterangan Kapolaek Tigaraksa Kompol Agus Hermanto, tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan tidak ada pelajar yang terluka dalam peristiwa tersebut, karena personel dari Polsek Tigaraksa bersama Koramil Tigaraksa segera datang ke lokasi setelah mendapatkan informasi dari warga.

“Begitu mendapatkan laporan, anggota kami langsung meluncur ke lokasi,” ujar Kapolsek Tigaraksa, Kompol Agus Hermanto, Jumat (11/8/2017) malam.

Kesembilan pelajar tersebut, kemudian digelandang ke Mapolsek Tigaraksa untuk diberikan pembinaan. Mereka diingatkan bagaimana perjuangan orang tua mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya dan memiliki harapan agar anaknya bisa hidup sukses dengan mengeyam pendidikan.

Tak hanya sampai disitu, para pelajar tersebut juga kemudian diingatkan untuk lebih memperdalam pengetahuan agama, saat itu, mereka kembali diingatkan soal kewajiban salat lima waktu bagi yang beragama Islam.

“Kami berusaha mendekati para pelajar ini dengan sentuhan kasih sayang, karena kami yakin mereka sebenarnya bukan anak-anak yang nakal, hanya butuh perhatian lebih,” papar Kapolsek.

Selanjutnya, para pelajar tersebut diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi tindakan tidak terpuji berupa tawuran tersebut.

“Kami akan lebih intens menggelar Pos Cisadane (Polisi Cinta Siswa, Pemuda dan Edukasi)untuk melakukan pembinaan kepada pelajar dan sekolah yang siswanya sering terlibat tawuran. Segingga dengan terbangunnya hubungan emosional antara polisi dengan siswa, tawuran diharapkan tidak akan terjadi lagi,” paparnya.

Para pelajar tersebut akhirnya diminta untuk saling bersalaman dan saling memaafkan. Petugas kemudian melepaskan mereka dan meminta untuk tak pernah lagi terlibat tawuran.

Kapolsek juga mengharapkan peran orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya, sehingga perilaku menyimpang dikalangan remaja bisa diredam.

“Peran dan dukungan dari semua pihak, terutama para orang tua sangat penting untuk mengatasi perilaku menyimpang dikalangan remaja,” tandasnya.

Share This Post