Depresi, Suami di Tangerang Cekik Istri hingga Tewas lalu Gantung Diri

Tangerang – Warga di Balaraja, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan jasad pasangan suami istri (Pasutri), Selasa (1/1/2019) pagi tadi.

Pasutri ini ditemukan tak bernyawa di dalam kios Pasar Sentiong, Balaraja. Korban berinisial MDN (60) dan IYM (50), Keduanya ditemukan tewas di tempat terpisah. Rumidan ditemukan warga sudah terbujur kaku dalam kondisi duduk di lantai dengan leher tergantung kain panjang yang terikat ke atap kamar.

Sedangkan Iyam ditemukan tewas terlentang di atas kasur dengan luka bekas cekikan dan luka memar di bagian wajah dan bibirnya.

Dari hasil olah tempat kejadian yang dilakukan Polres Tangerang, dugaan sementara sebelum tewas gantung diri, Rumidan yang diduga mengalami depresi akibat penyakitnya tidak kunjung sembuh ini membunuh istrinya terlebih dulu dengan cara mencekik lehernya hingga tewas saat sedang tidur.

Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi kasus pembunuhan dan gantung diri ini terjadi lantaran sang suami mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

“Sebelum peristiwa ini terjadi, pasutri yang diketahui sebagai pedagang kelapa parut di Pasar Balaraja ini sempat terjadi cekcok mulut,” katanya.

Usai dievakuasi, kedua jenazah pasutri tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Tangerang. Kasus pembunuhan dan bunuh diri itu kini masih ditangani oleh Polsek Balaraja.

Share This Post

Post Comment