Kunjungi PT. CPI, Kapolresta Tangerang Gelorakan Perusahaan Tangguh

[18:38, 1/15/2021] Bang Doni Wartawan: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengajak elemen buruh untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Ikhtiar itu, kata Wahyu, agar buruh tetap sehat sehingga produksi dapat meningkat.

“Buruh sehat, produksi meningkat ,masyarakat sejahtera, dan Indonesia maju,” kata Wahyu saat berkunjung ke PT. Charoen Pokphand Indonesia, Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang Jumat (15/1/2021).

Wahyu melanjutkan, buruh adalah elemen penting perusahaan. Tanpa keberadaan buruh, aktivitas produksi perusahaan akan mengalami kendala. Namun di sisi lain, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Oleh karenanya saya meminta rekan-rekan buruh untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini.

Dikatakan Wahyu, tidak melaksanakan protokol kesehatan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain serta dalam konteks buruh, dapat merugikan lingkungan kerja. Lanjut Wahyu, merugikan diri adalah saat tidak melaksanakan protokol kesehatan, maka bisa terkena Covid-19.

Kemudian, dapat merugikan orang lain akibat tidak melaksanakan protokol kesehatan sehingga berpotensi memaparkan ke orang lain.

“Merugikan lingkungan kerja, karena saat terkena, lingkungan kerja terkena imbasnya,” terangnya.

Di akhir penyampaiannya, Wahyu kembali mengajak buruh untuk tertib protokol kesehatan. Hal itu agar, kegiatan produksi dapat berjalan sehingga perekonomian bisa stabil.

“Dan yang terpenting, melaksanakan protokol kesehatan adalah agar kita tetap sehat, tetap bisa bekerja menafkahi keluarga,” tandasnya.
[18:57, 1/15/2021] Bang Doni Wartawan: Kunjungi PT. CPI, Kapolresta Tangerang Gelorakan Perusahaan Tangguh

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI) yang beralamat di Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat (15/1/2021).

Dalam kunjungannya itu, Wahyu mengajak elemen perusahaan untuk menggelorakan gerakan perusahaan tangguh. Menurut Wahyu, ada 2 indikator perusahaan tangguh yaitu pertama disiplin protokol kesehatan baik saat datang ataupun pulang kerja.

“Indikator kedua yaitu karyawan tetap bekerja tidak ada yang dirumahkan atau di-PHK,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengajak perusahaan untuk memiliki semangat yang sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam hal mengedukasi protokol kesehatan. Edukasi, kata Wahyu, sangat diharapkan oleh masyarakat di masa pandemi sebab disiplin ketat protokol kesehatan dapat membuat buruh sehat dan produktivitas meningkat.

“Perusahaan, masyarakat, dan pemerintah memiliki semangat yang sama yakni komitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan konsisten,” ujar Wahyu.

Kata Wahyu, perusahaan wajib menerapkan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan agar operasional atau kegiatan produksi di perusahaan tidak terhambat. Sebab, bila protokol kesehatan tidak dijalankan, kemungkinan terpal Covid-19 menjadi tinggi.

Kemudian, bila ada yang terpapar, besar kemungkinan berdampak terhadap aktivitas perusahaan.

“Biasanya, bila ada yang terkena, perusahaan ditutup sementara untuk sterilisasi. Dan itu berdampak terhadap kegiatan produksi,” kata orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini.

Wahyu mengapresiasi perusahaan yang sudah melaksanakan ketentuan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Semua individu di perusahaan, diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak. Kemudian diwajibkan pula untuk mencuci tangan atau disemprot dengan cairan disinfektan sebelum memasuki areal perusahaan.

“Juga dicek suhu badannya guna memastikan dalam keadaan sehat,” tandas Wahyu.

Share This Post

Post Comment