Kapolresta Tangerang Ikuti Anev Mingguan Kapolda Banten

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Mingguan Polda Banten terkait Operasi Aman Nusa II Kalimaya 2021, Senin (19/4/2021). Anev berlangsung secara virtual dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA.

Dalam penekanannya, Kapolda meminta jajaran untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kata Kapolda, seluruh jajaran mesti mengantisipasi potensi tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

“Hal yang juga harus diantisipasi adalah tawuran warga, balap liar, peredaran minuman keras, petasan, serta aksi geng motor,” kata Kapolda.

Kapolda juga memerintahkan agar dilakukan patroli pada jam-jam dan di lokasi rawan. Selain itu, Kapolda juga meminta agar tidak ada kegiatan Sahur on the Road dengan cara konvoi dengan menggunakan sepeda motor serta menggunakan atribut atau bendera tertentu.

“Tindak tegas terhadap pelaku tindak pidana guna memberikan efek jera dan memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan ini,” tutur Kapolda.

Terkait Covid-19, Kapolda meminta agar Kabidokes melaporkan secara real per hari untuk kasus dengan klasifikasi sembuh, konfirmasi, dirawat, meninggal dunia. Ditekankan juga untuk mengubah cara bertindak guna menurunkan angka penyebaran Covid-19 seperti mengalihkan pembagian masker pada tempat-tempat keramaian pada saat ngbuburit.

“Untuk Kampung Tangguh Nusantara, agar diperhatikan betul, mengingat selain menjadikan sebagai wilayah tangguh pangan, Kampung Tangguh Nusantara juga dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19,” ungkap Kapolda.

Sementara itu, Wahyu menyatakan siap melaksanakan segala intruksi dan arahan dari Kapolda. Kata Wahyu, jajaran Polresta Tangerang sudah melakukan kegiatan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di bulan Ramadan melalui beberapa program kegiatan.

“Kami sudah membuat skema program kegiatan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas khususnya selama Ramadan,” kata Wahyu.

Dijelaskan Wahyu, program kegiatan itu antara lain Program Patroli Polisi Saat Senja (Pos Senja). Program ini, kata Wahyu, untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kerumunan saat ngabuburit.

Kemudian Program Patroli Polisi Saat Magrib dan Tarawih (Pos Mata). Program ini didesain untuk mengantisipasi tindak pidana saat waktu berbuka puasa dan saat masyarakat melaksanakan salat Tarawih.

“Program ini juga diarahkan untuk mendorong kedisiplinan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak saat beribadah di masjid atau musola serta memastikan daya tampung tempat ibadah hanya maksimal 50 persen,” papar Wahyu.

Program lainnya adalah Program Patroli Polisi Saat Jam Tidur Dini Hari (Pos Jatidiri). Program ini untuk memastikan rasa aman dan nyaman masyarakat saat beristirahat sebelum waktu sahur. Lalu ada Program Patroli Polisi Saat Imsyak dan Salat Subuh (Pos Pisang Susu).

“Pos Pisang Susu untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas jenis kejahatan curat, curas, dan curanmor serta balapan liar, geng motor, dan tawuran warga pada saat jelang pagi,” pungkasnya.

Share This Post

Post Comment