
Operasi Zebra Maung 2025 memasuki hari ke-9. Satlantas Polresta Tangerang melaksanakan kegiatan penegakan hukum dan edukasi keselamatan berlalu lintas di kawasan Cikupa, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Kasatlantas Polresta Tangerang AKP Zaini Aji Bahtiar mengatakan bahwa kawasan Cikupa menjadi salah satu titik dengan intensitas kendaraan tinggi dan kerap terjadi pelanggaran kasat mata. “Hari ke-9 ini kami fokus di wilayah Cikupa untuk menertibkan pengguna jalan serta mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran seperti tidak menggunakan helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, hingga kendaraan yang tidak dilengkapi kelengkapan standar. Selain penegakan, personel juga memberikan imbauan singkat kepada para pengendara mengenai pentingnya keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.
Selain pemeriksaan, petugas turut memberikan edukasi kepada pengendara roda dua maupun roda empat mengenai etika berlalu lintas serta kewajiban mematuhi rambu dan marka jalan. Edukasi ini diberikan secara humanis agar masyarakat semakin sadar bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak fatal.
AKP Zaini Aji Bahtiar menegaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. “Ops Zebra Maung 2025 kami arahkan untuk meningkatkan keselamatan. Kami berharap masyarakat semakin disiplin sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” ungkapnya.
Dengan berlanjutnya Operasi Zebra Maung hingga beberapa hari ke depan, Satlantas Polresta Tangerang memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan di berbagai titik rawan pelanggaran.